Banyak keluhan
yang berkaitan dengan ketajaman memori yakni terkadang kita suka mudah
lupa atau daya ingat menurun atau tidak fokus pada suatu hal dan
terkadang tidak sesuai dengan pertambahan usia alias masih muda sudah
gampang pikun. Beberapa ahli gizi dan peneliti penyakit alzheimer
menyatakan bahwa membatasi konsumsi atau asupan sodium, gula dan daging
merah merupakan salah satu cara diet rendah lemak dan tinggi serat yang
mampu mempertajam memori otak kita selain mampu menurunkan tekanan
darah. Nama lain dari diet ini dikenal dengan Dietary Approaches to Stop
Hypertension (DASH).
Diet DASH merupakan diet yang
menekankan pada konsumsi buah dan sayur-sayuran, kacang-kacangan, whole
grain, serta produk-produk susu yang rendah lemak. Semakin patuh
seseorang pada diet DASH, maka penurunan kemampuan mentalnya juga
semakin lambat. Hal ini juga terbukti efektif menurunkan tekanan darah,
sedangkan hipertensi sendiri merupakan faktor risiko penyakit kepikunan
seperti alzheimer dan demensia.
Masukkan buah-buahan dalam
menu makanan kamu sehari-hari merupakan langkah awal keberhasilan diet
rendah lemak. Serat yang terkandung di dalamnya mampu membuat kita
merasa lebih kenyang. Namun, untuk memotong pemasukan kalori, hindari
buah dalam bentuk jus. Contoh, segelas jus jeruk mengandung 120 kalori.
Tetapi, buah jeruk hanya mengandung 60 kalori. Hemat dan tetap memenuhi
asupan vitamin C yangberdasarkan suatu studi, mereka yang dalam sehari
mengkonsumsi makanan rendah lemak dan 26 gr serat per 1000 kalori akan
lebih cepat menurunkan bobot tubuh ketimbang mereka yang hanya
mengkonsumsi 7 gr serat sehari. Pilih menu seperti buah, sayur, roti
gandum, oatmeal, atau sereal yang mengandum gandum.
Selain
karbohidrat, protein pun dibutuhkan untuk metabolisme tubuh, fungsinya
antara lain untuk mempertahankan tingkat metabolisme dan menekan selera
makan. Sebaiknya tambahkan protein seperti ikan, ayam tanpa kulit,
daging tanpa lemak, atau kacang-kacangan dalam setiap waktu makan kita
dan perhatikan sajian makanan tersebut, disarankan hindari makanan yang
banyak di goreng.
Makanlah secara perlahan merupkan
anjuran keberhasilan menuju sehat diet rendah lemak. Mengapa orang
Amerika lebih rentan terkena obesitas daripada orang Prancis,
jawabannya, bukan saja karena porsi makan orang Amerika lebih banyak,
tetapi juga karena orang Prancis sangat menikmati makanan mereka dalam
setiap kunyahan, sehingga cenderung makan secara perlahan. Hal ini
menyebabkan perut akan lebih cepat terasa kenyang yang pada akhirnya
turut membantu menekan selera dan porsi makan. Bagi kita yang belum
terbiasa, coba trik ini, etakkan sendok atau garpu saat kita sedang
mengunyah, minum air mineral setiap selesai mengunyah, dan kunyah
makanan beberapa kali sebelum.
Selamat mencoba dan pertajam memori otak kita hari ini dan kemudian harinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar